hariantoday.com,MEDAN- Program Mudik Gratis yang diinisiasi Pemerintah Kota (Pemko) Medan kembali memicu antusiasme luar biasa dari warga menjelang perayaan Idulfitri 1447H. Sejak Senin pagi (02/03/2026), kerumunan masyarakat tampak memadati Taman Ahmad Yani untuk memperebutkan jatah kursi pulang kampung.
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan mencatat bahwa seluruh kuota sebanyak 4.000 kursi telah habis terpesan hanya dalam hitungan jam setelah pendaftaran dibuka. Padahal, awalnya panitia memprediksi proses pendaftaran akan berlangsung selama tiga hari ke depan.
Respons Cepat Masyarakat di Hari Pertama
Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Suriono, membenarkan bahwa pendaftaran yang baru saja dibuka langsung ditutup karena kapasitas telah terpenuhi. Program tahun ini mencakup 12 kota tujuan di Sumatera Utara dan sekitarnya.
"Data hingga siang ini menunjukkan seluruh slot 4.000 kursi sudah terisi penuh di hari pertama. Padahal rencana awal pendaftaran dibuka sampai tiga hari, namun karena tingginya minat warga, kuota langsung ludes," jelas Suriono saat meninjau lokasi pendaftaran.
Menanggapi fenomena ini, Suriono menyatakan pihaknya akan melakukan evaluasi anggaran di masa mendatang. Pemerintah kota berencana meningkatkan jumlah kuota agar lebih banyak warga yang bisa terakomodasi dalam program bantuan transportasi ini.
Perubahan Lokasi Keberangkatan
Berbeda dengan penyelenggaraan tahun lalu, Pemko Medan melakukan inovasi logistik demi kenyamanan publik. Titik keberangkatan mudik kali ini akan dipusatkan di Terminal Amplas. Langkah ini diambil guna meminimalisir kepadatan lalu lintas di pusat kota saat hari pemberangkatan nanti.
Dukungan dari Berbagai Pihak
Langkah Pemko Medan ini mendapat apresiasi positif dari elemen masyarakat. Ketua RERZAK (Relawan Rico Zaki), Rasyid Ridho, menilai program ini sebagai solusi konkret di tengah kondisi ekonomi yang fluktuatif.
"Ini adalah langkah yang sangat positif dan memang wajib dilaksanakan. Masyarakat saat ini sangat membutuhkan perhatian khusus dari pemerintah, terutama terkait fasilitas transportasi mudik yang aman dan terjangkau," ujar Rasyid dalam keterangannya. (Har)



0 Komentar