hariantoday.com,DELI SERDANG – Jambore Daerah Sumatera Utara (Jamdasu) XI Tahun 2026 resmi dibuka di Bumi Perkemahan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (8/7/2026). Kegiatan yang berlangsung hingga 12 Juli 2026 itu diikuti sebanyak 5.575 peserta dan menjadi salah satu kegiatan kepramukaan terbesar di Sumatera Utara.
Pembukaan Jamdasu dilakukan oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara, H. Surya, selaku Wakil Ketua Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka Sumatera Utara. Dalam kesempatan tersebut, Surya membacakan amanat Gubernur Sumatera Utara yang menekankan pentingnya Gerakan Pramuka sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda.
Menurutnya, Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam melengkapi pendidikan yang diperoleh di sekolah maupun keluarga melalui berbagai kegiatan yang bersifat edukatif dan rekreatif.
"Gerakan Pramuka konsisten menjadi pilar pendidikan karakter yang melengkapi peran sekolah dan keluarga. Lewat aktivitas yang edukatif dan rekreatif, pramuka melahirkan generasi yang tangguh, inovatif, peduli sesama, ramah lingkungan, serta berjiwa nasionalis," kata Surya saat membacakan sambutan Gubernur Sumatera Utara.
Ia juga menyampaikan bahwa perkembangan teknologi, digitalisasi, kecerdasan buatan (AI), perubahan iklim, serta dinamika ekonomi global menjadi tantangan yang harus dihadapi generasi muda. Karena itu, peserta Jamdasu diharapkan mampu mengembangkan kemampuan beradaptasi, kepemimpinan, kerja sama, serta tetap berpegang pada nilai-nilai Pancasila.
Sementara itu, Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumatera Utara, Dr. H. Dikky Anugerah Panjaitan, mengatakan Jamdasu XI 2026 mengusung slogan "Jamdasu BEDA" yang merupakan akronim dari Berani, Empati, Digitalisasi, dan Aktif.
Menurut Dikky, salah satu kebijakan yang diterapkan pada pelaksanaan tahun ini adalah pembebasan biaya pendaftaran bagi seluruh peserta, sehingga memberikan kesempatan yang sama bagi pramuka penggalang dari seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Utara untuk mengikuti kegiatan tersebut.
Berdasarkan data panitia, Jamdasu XI diikuti oleh 3.650 Pramuka Penggalang dari 32 Kwartir Cabang, didampingi 250 pembina, 50 pimpinan kontingen, serta didukung 265 panitia penyelenggara. Selain itu, kegiatan tersebut diperkirakan akan dikunjungi sekitar 1.500 pengunjung selama pelaksanaan.
Selama lima hari pelaksanaan, peserta akan mengikuti berbagai kegiatan yang dibagi ke dalam enam zona, yaitu Zona Integritas, Zona Teknologi, Zona Outdoor Activity, Zona Keterampilan, Zona Permainan, dan Zona Penanggulangan Bencana.
Selain kegiatan edukatif, Jamdasu XI juga menghadirkan program Kemah Bersama Majelis Pembimbing Daerah dan Majelis Pembimbing Cabang (Kemsama Mabida dan Mabicab). Program tersebut disiapkan sebagai wadah silaturahmi, diskusi, dan penyelarasan program antara jajaran pimpinan Gerakan Pramuka dengan peserta.
Acara pembukaan turut dihadiri Sekretaris Jenderal Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Dr. Bachtiar Utomo, yang mewakili Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Dalam sambutannya, ia mengajak Kwartir Daerah Sumatera Utara untuk mulai mempersiapkan diri menghadapi penyelenggaraan Jambore Nasional berikutnya.
Hadir pula unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala daerah dari berbagai kabupaten dan kota, jajaran Kwartir Cabang Gerakan Pramuka, serta tokoh masyarakat yang aktif dalam pembinaan kepramukaan di Sumatera Utara. (Sup)




0 Komentar