hariantoday.com,PERCUT SEI TUAN – Akibat kurang waspada saat menggunakan ponsel di pinggir rel, seorang warga Desa Sei Rotan, Kecamatan Percut Sei Tuan, dilaporkan tewas mengenaskan setelah tertabrak kereta api jurusan Medan – Kualanamu pada Senin sore (26/01/2026).
Insiden maut ini terjadi sekitar pukul 17.30 WIB di kawasan Jalan Gambir, Dusun 5, Desa Sei Rotan. Korban berinisial SAS (48) ditemukan meninggal dunia di lokasi kejadian dengan luka parah di bagian kepala dan patah tulang.
Kasi Humas Polsek Medan Tembung, Aiptu Sir Jhon Milala, S.H., mengonfirmasi kejadian tersebut. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, sebelum peristiwa terjadi, korban sedang bersantai dan minum kopi bersama rekan-rekannya di sebuah warung dekat perlintasan.
"Saat kejadian, korban diduga sedang menerima panggilan telepon di pinggir rel. Rekan-rekan korban sebenarnya sudah berteriak memperingatkan bahwa ada kereta api yang akan melintas, namun diduga korban tidak mendengar karena fokus pada ponselnya," jelas Aiptu Sir Jhon saat dihubungi.
Petugas dari Polsek Medan Tembung bersama Tim Inafis Polrestabes Medan segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) setelah menerima laporan dari Kepala Dusun setempat. Jasad korban kemudian dievakuasi ke RS Mitra Medika untuk mendapatkan penanganan medis sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Pihak keluarga korban menyatakan keberatan untuk dilakukan autopsi dan memilih untuk segera memakamkan jenazah.
Menanggapi tragedi ini, pihak kepolisian kembali mengeluarkan imbauan keras kepada masyarakat. "Kami meminta dengan sangat agar warga tidak menggunakan ponsel atau beraktivitas di sepanjang jalur rel kereta api. Tolong sayangi nyawa Anda dan selalu waspada saat berada di area berbahaya tersebut," tegas Aiptu Sir Jhon Milala. (Har)



0 Komentar